Persiapan media tanam sangat menentukan keberhasilan budidaya raspberi karena perakarannya sangat peka terhadap genangan air. Gunakan campuran tanah topsoil, kompos matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1. Jika Anda menanam di dalam pot atau polybag, pilih wadah berdiameter minimal 40 centimeter yang dilengkapi lubang drainase lancar. Waktu penanaman terbaik di Indonesia adalah pada awal musim kemarau agar bibit muda dapat beradaptasi tanpa risiko pembusukan akibat curah hujan berlebih.
Pemeliharaan harian meliputi penyiraman teratur sebanyak 1-2 liter per pot setiap pagi pada musim kemarau, dan dikurangi menjadi 2-3 hari sekali saat musim hujan tiba. Berikan pupuk organik cair setiap 2 minggu sekali serta tambahan pupuk kandang sapi matang sebanyak 1-2 kilogram per tanaman setiap 3 bulan sekali. Pemupukan rutin ini bertujuan untuk merangsang pertunasan vegetatif yang kuat dan memperbanyak bakal bunga.
Tanaman raspberi umumnya mulai belajar berbuah pada umur 6 hingga 9 bulan setelah penanaman. Lakukan pemangkasan pada batang yang selesai berbuah tepat di atas permukaan tanah agar memberi ruang bagi tunas baru (primocane) untuk tumbuh dan menggantikan generasi tanaman. Pemanenan dapat dilakukan setiap 2-3 hari sekali ketika buah telah berwarna merah tua keunguan dan mudah dilepaskan dari tangkainya saat dipetik perlahan.