Bercak daun berukuran 2 hingga 5 milimeter yang muncul pada awal musim hujan dapat menyebar cepat dalam kurun waktu 7 hari jika curah hujan tinggi. Patogen jamur akan menginfeksi jaringan daun muda, menyebabkan perubahan warna menjadi cokelat kehitaman yang dikelilingi lingkaran kekuningan. Selain bercak daun, embun tepung juga kerap menyerang pucuk tanaman saat transisi dari musim kemarau ke musim hujan, membuat daun melengkung, mengering, dan akhirnya gugur sebelum buah terbentuk.
Lakukan pemangkasan tajuk secara teratur setiap 3 hingga 4 bulan sekali untuk membuang 20 hingga 30 persen cabang yang terlalu rapat agar sinar matahari pagi dapat menembus bagian dalam pohon. Kebersihan area bawah pohon sejauh radius 1 meter dari batang utama harus dijaga bebas dari tumpukan daun busuk yang menjadi sarang spora jamur. Pengelolaan sanitasi lingkungan yang disiplin terbukti mampu mengurangi risiko infeksi penyakit hingga 60 persen sepanjang tahun.
Pemberian pupuk organik padat terdekomposisi sebanyak 5 hingga 10 kilogram per pohon yang dikombinasikan dengan pembenah hayati setiap 2 minggu sekali pada musim hujan akan memperkuat daya tahan alami tanaman ceremai. Jika serangan jamur sudah meluas hingga mengganggu lebih dari 40 persen tajuk, aplikasi fungisida hayati atau bahan aktif rekomendasi petugas penyuluh lapangan perlu segera dilakukan secara terukur sesuai petunjuk kemasan.