Penyiraman tanaman ceremai perlu disesuaikan dengan kondisi musim. Pada musim kemarau, penyiraman dilakukan 1 kali sehari pada pagi atau sore hari sebanyak 5 sampai 10 liter air per pohon dewasa. Saat memasuki musim hujan, penyiraman dihentikan dan fokus dialihkan pada perbaikan drainase sekitar piringan pohon agar air tidak menggenang yang dapat memicu pembusukan akar.
Pemupukan berkala sangat menentukan kesuburan dan frekuensi berbuah. Berikan kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 5 hingga 10 kilogram per pohon setiap 6 bulan sekali, yaitu pada awal musim hujan dan pertengahan musim kemarau. Dosis pupuk pendukung dapat ditambahkan sesuai fase pertumbuhan tanaman dengan merujuk pada petunjuk penggunaan kemasan pupuk.
Pemangkasan dahan merupakan tahap perawatan penting karena buah ceremai tumbuh menempel langsung pada batang dan cabang tua. Lakukan pemangkasan bentuk setiap 4 sampai 6 bulan sekali untuk merangsang percabangan baru dan membuang ranting yang kering atau terserang hama. Kebersihan area sekitar piringan pohon dari gulma juga harus dijaga secara rutin setiap bulan.