Pemangkasan sanitasi tajuk tanaman perlu dilakukan 1 sampai 2 kali dalam setahun untuk mengurangi kerimbunan cabang yang saling menutupi. Langkah ini membiarkan pencahayaan matahari masuk hingga 70-80 persen ke dalam bagian dalam canopy, sehingga menekan perkembangan serangga pengisap seperti kutu putih dan kutu tempurung yang menyukai lingkungan lembap dan gelap.
Pengendalian secara organik dapat rutin dijadwalkan dengan penyemprotan ekstrak daun mimba atau larutan bawang putih setiap 7 hingga 10 hari sekali pada saat populasi hama mulai terlihat meningkat. Pada periode pencegahan, aplikasi dapat dikurangi menjadi 14 hari sekali, terutama pada sore hari untuk mengimbangi paparan sinar matahari yang terlalu terik di siang hari.
Pengelolaan sanitasi lahan di sekitar perakaran juga memegang peranan penting dalam memutus rantai hidup lalat buah. Mengumpulkan dan memusnahkan buah kersen yang gugur di tanah setiap 2 sampai 3 hari sekali akan mencegah larva berkembang menjadi pupa di dalam tanah, sehingga populasi lalat buah generasi berikutnya dapat ditekan secara signifikan.