Lubang tanam dibuat berukuran 40x40x40 cm dan dibiarkan terbuka selama 7 hari agar terkena sinar matahari untuk sterilisasi alami. Masukkan 5 kg pupuk kandang matang sebagai pupuk dasar sebelum bibit setinggi 30 hingga 50 cm ditanam pada awal musim hujan atau awal musim kemarau dengan penyiraman teratur. Jarak tanam ideal antar pohon kersen di pekarangan atau kebun minimal 4 hingga 5 meter agar tajuk tanaman dapat berkembang maksimal tanpa saling menutupi.
Pada usia 1 hingga 6 bulan pertama, lakukan penyiraman sebanyak 1 kali sehari pada pagi hari sebanyak 2 hingga 3 liter per pohon saat musim kemarau. Pemupukan susulan diberikan setiap 3 bulan sekali menggunakan 100 gram pupuk NPK seimbang atau 2 kg kompos matang per pohon. Pemangkasan bentuk dilakukan saat pohon mencapai tinggi 1,5 meter untuk merangsang percabangan lateral agar tanaman merimbun dan memicu pembuangan bunga lebih cepat.
Tanaman kersen hasil cangkok biasanya mulai berbunga pada umur 4 hingga 6 bulan setelah tanam, sedangkan dari biji membutuhkan waktu 8 hingga 12 bulan. Panen buah kersen dapat dilakukan sepanjang tahun tanpa mengenal musim dengan memetik buah yang sudah berwarna merah cerah secara berkala setiap 2 hingga 3 hari sekali. Satu pohon kersen dewasa berumur 2 tahun mampu menghasilkan 3 hingga 5 kg buah segar setiap bulannya jika dirawat secara optimal.