Penyakit Bisbul: Gejala, Diagnosis, dan Cara Mengobatinya

Penyakit bisbul seperti bercak daun dan busuk akar umumnya dipicu oleh kelembapan tinggi saat musim hujan, namun dapat diatasi dengan sanitasi kebun serta pemangkasan teratur.

Jawaban singkat

Bisbul (Diospyros blancoi) atau buah mentega merupakan tanaman buah kerabat kayu hitam yang relatif tahan banting di iklim tropis Indonesia, namun rentan terhadap serangan penyakit jamur terutama saat puncak musim hujan dari November hingga Maret. Kelembapan udara di atas 85 persen dan tajuk pohon yang terlalu rimbun menciptakan mikroiklim ideal bagi spora jamur untuk berkembang biak secara cepat pada bagian daun dan buah.

Ringkas: Bisbul

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (1-2 kali sehari saat bibit, 2-3 kali seminggu saat dewasa)
Musim
Awal musim hujan untuk penanaman bibit
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pohon tumbuh agak lambat pada tahun pertama, namun menjadi sangat tangguh setelah sistem perakaran mapan.

Gejala penyakit pada pohon bisbul sering diawali dengan kemunculan bintik cokelat kehitaman pada permukaan daun yang berbulu halus, diikuti dengan pembusukan buah menjelang panen. Jika penanganan terlambat, infeksi dapat meluas ke pangkal batang dan sistem perakaran, menyebabkan daun menguning secara mendadak lalu gugur massal dalam waktu 2 hingga 3 minggu.

Pengendalian penyakit bisbul memerlukan pendekatan terpadu yang memadukan teknik budidaya hayati dan pemeliharaan fisik. Pemangkasan bentuk dan pemangkasan pemeliharaan wajib dilakukan minimal 2 kali dalam setahun, yaitu pada awal musim kemarau bulan Mei dan menjelang musim hujan bulan Oktober, untuk menjaga sirkulasi udara di dalam tajuk pohon.

Selain pengaturan pemangkasan, pemberian pupuk organik yang diperkaya dengan agens hayati seperti Trichoderma sp. sebanyak 5 hingga 10 kilogram per pohon setiap 4 bulan sekali sangat efektif menekan perkembangan patogen tular tanah. Kombinasi drainase kebun yang baik setinggi 30 sentimeter dari permukaan tanah akan memastikan akar bisbul bebas dari genangan air pemicu kebusukan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Bercak Daun Jamur (Cercospora sp.)

Ciri: Terdapat bintik-bintik cokelat melingkar dengan tepi gelap pada daun, permukaan daun berbulu tampak menebal atau mengering.

Solusi: Pangkas dan bakar daun yang terinfeksi, lalu semprotkan agen hayati atau fungisida terdaftar sesuai petunjuk label.

Busuk Akar dan Pangkal Batang (Phytophthora sp.)

Ciri: Daun menguning layu dari bagian bawah, kulit pangkal batang lembek, serta tanah di sekitar piringan akar sangat becek.

Solusi: Perbaiki saluran drainase kebun, kocor area perakaran dengan agens hayati antagonis, dan hindari penumpukan air.

Embun Hitam (Sooty Mold)

Ciri: Lapisan hitam seperti jelaga menutupi permukaan daun berbulu, biasanya diiringi kehadiran hama serangga penghasil embun madu.

Solusi: Kendalikan hama pemicu dengan sabun kalium atau pestisida nabati, lalu cuci permukaan daun dengan semprotan air bersih.

Langkah-langkah

  1. Lakukan sanitasi kebun dengan membersihkan gulma dan serasah daun gugur di bawah piringan pohon bisbul secara rutin seminggu sekali.
  2. Pangkas cabang atau ranting yang saling tumpang tindih, mati, atau terserang penyakit untuk membuka penetrasi sinar matahari hingga ke bagian dalam tajuk.
  3. Buat atau perbaiki parit drainase keliling setinggi minimal 30 sentimeter di sekitar tajuk luar agar air hujan tidak menggenangi area perakaran.
  4. Aplikasikan pupuk kompos terdekomposisi sempurna yang dicampur agens hayati Trichoderma sp. pada area piringan pohon secara berkala setiap 3 sampai 4 bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bulu halus pada buah bisbul memicu perkembangan penyakit jamur?

Bulu halus pada buah bisbul dapat memerangkap embun dan kelembapan lebih lama, sehingga jika sirkulasi udara buruk, risiko serangan jamur busuk buah meningkat.

Kapan waktu terbaik mengobati penyakit bercak daun pada bisbul?

Pengobatan paling efektif dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 09.00 saat stomata terbuka dan sebelum cuaca terlalu panas atau hujan turun.

Mengapa buah bisbul rontok sebelum matang dan tampak membusuk?

Kerontokan buah berjamur biasanya disebabkan oleh serangan patogen busuk buah saat curah hujan tinggi atau akibat luka dari serangan lalat buah.

Apakah obat kimia dijual bebas aman digunakan untuk tanaman bisbul?

Penggunaan bahan kimia harus menjadi pilihan terakhir. Selalu utamakan praktik pencegahan hayati dan konsultasikan jenis serta aturan pakai ke penyuluh BPP setempat.

Lebih lanjut tentang Bisbul

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.