Panduan Pemupukan Delima agar Rajin Berbuah dan Manis

Pemupukan delima yang tepat dan berimbang antara unsur makro serta mikro sangat menentukan keberhasilan tanaman delima berbuah lebat di iklim tropis Indonesia.

Jawaban singkat

Tanaman delima (Punica granatum) membutuhkan hara yang cukup untuk tumbuh optimal dan menghasilkan buah yang manis serta berukuran besar. Di wilayah Indonesia yang bertropis basah maupun kering, pemupukan awal dimulai saat penanaman dengan mencampurkan 5 hingga 10 kg pupuk kandang kambing yang telah terdekomposisi sempurna ke dalam lubang tanam. Pada fase vegetatif atau umur 1 sampai 12 bulan, fokus pemberian hara bertujuan membentuk tajuk yang kokoh dan akar yang kuat.

Ringkas: Delima

Cahaya
Sinar matahari penuh (8-10 jam/hari)
Penyiraman
Sedang, siram 1 kali sehari saat kemarau
Musim
Sepanjang tahun (terbaik awal musim hujan)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan tanah berdrainase baik dan pemangkasan tajuk secara teratur.

Memasuki umur 1 hingga 2 tahun, tanaman delima diberikan pupuk NPK berimbang (15-15-15) dengan dosis 100 hingga 250 gram per pohon yang diaplikasikan setiap 3 bulan sekali. Pemberian pupuk organik kompos rutin dilakukan 2 kali semaksa, yaitu pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober-November dan pada akhir musim hujan di bulan April-Mei, sebanyak 10 kg per pohon untuk menjaga kelembapan serta kehidupan mikroba tanah.

Saat tanaman delima memasuki fase generatif atau siap berbunga di atas usia 2 tahun, pola pemupukan harus diubah dengan menaikkan porsi unsur Fosfat dan Kalium. Berikan pupuk tinggi Fosfat dan Kalium sebanyak 300 hingga 500 gram per pohon setiap 2 bulan sekali. Aplikasi dilakukan dengan membuat parit melingkar sedalam 10 cm tepat di bawah lingkaran tajuk luar tanaman, lalu ditutup kembali dengan tanah.

Unsur mikro seperti Kalsium dan Boron sangat penting bagi tanaman delima untuk mencegah fenomena buah pecah saat pengisian buah di musim kemarau. Penambahan dolomit atau kapur pertanian sebanyak 500 gram per pohon seminggu sebelum pupuk utama diberikan semahun sekali akan membantu menjaga pH tanah ideal pada kisaran 6,0 hingga 7,5 sehingga penyerapan nutrisi berjalan sempurna.

Langkah-langkah

  1. Bersihkan area di bawah tajuk tanaman delima dari gulma dan rumput liar hingga radius 50 sampai 100 cm dari batang utama.
  2. Buat parit melingkar (sistem rorak) sekeliling tajuk luar dengan kedalaman sekitar 10 sampai 15 cm.
  3. Taburkan pupuk organik kompos matang sebanyak 10 sampai 15 kg dipadukan dengan pupuk makro sesuai fase pertumbuhan secara merata di dalam parit.
  4. Tutup kembali parit dengan tanah galian lalu siram dengan air secukupnya agar pupuk melarut dan mudah diserap oleh akar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali pupuk delima diberikan dalam satu tahun?

Pupuk organik/kompos diberikan 2 kali semaksa, sedangkan pupuk anorganik diberikan secara bertahap setiap 2 sampai 3 bulan sekali.

Mengapa buah delima sering pecah di pohon?

Buah pecah umumnya disebabkan oleh fluktuasi ketersediaan air yang drastis serta kekurangan unsur hara Kalsium dan Boron saat buah membesar.

Apakah delima dalam pot (tabulampot) butuh dosis pupuk yang sama?

Tidak, dosis untuk tanaman dalam pot cukup 1/4 hingga 1/2 dari dosis tanaman di lahan lepas, namun diberikan lebih sering dengan porsi kecil.

Pupuk apa yang bagus untuk membuat buah delima menjadi manis?

Pupuk organik atau anorganik dengan kandungan Kalium (K) yang tinggi sangat efektif meningkatkan kadar gula dan kualitas buah delima.

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk kandang pada delima?

Waktu terbaik adalah menjelang masuknya musim hujan (Oktober-November) atau saat pemangkasan cabang setelah masa panen selesai.

Lebih lanjut tentang Delima

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.