Memasuki umur 1 hingga 2 tahun, tanaman delima diberikan pupuk NPK berimbang (15-15-15) dengan dosis 100 hingga 250 gram per pohon yang diaplikasikan setiap 3 bulan sekali. Pemberian pupuk organik kompos rutin dilakukan 2 kali semaksa, yaitu pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober-November dan pada akhir musim hujan di bulan April-Mei, sebanyak 10 kg per pohon untuk menjaga kelembapan serta kehidupan mikroba tanah.
Saat tanaman delima memasuki fase generatif atau siap berbunga di atas usia 2 tahun, pola pemupukan harus diubah dengan menaikkan porsi unsur Fosfat dan Kalium. Berikan pupuk tinggi Fosfat dan Kalium sebanyak 300 hingga 500 gram per pohon setiap 2 bulan sekali. Aplikasi dilakukan dengan membuat parit melingkar sedalam 10 cm tepat di bawah lingkaran tajuk luar tanaman, lalu ditutup kembali dengan tanah.
Unsur mikro seperti Kalsium dan Boron sangat penting bagi tanaman delima untuk mencegah fenomena buah pecah saat pengisian buah di musim kemarau. Penambahan dolomit atau kapur pertanian sebanyak 500 gram per pohon seminggu sebelum pupuk utama diberikan semahun sekali akan membantu menjaga pH tanah ideal pada kisaran 6,0 hingga 7,5 sehingga penyerapan nutrisi berjalan sempurna.