Untuk memulai budidaya, sangat disarankan menggunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok atau okulasi dengan tinggi minimal 40 sampai 60 cm agar tanaman cepat berbuah. Buatlah lubang tanam berukuran 50x50x50 cm sekitar 2 minggu sebelum penanaman. Campurkan tanah galian atas dengan 10 kg pupuk kandang matang dan 1 kg kapur dolomit jika tanah bersifat asam, lalu masukkan kembali ke dalam lubang tanam sebelum bibit ditanam pada awal musim hujan.
Perawatan harian mencakup penyiraman secara teratur sebanyak 1 kali sehari pada musim kemarau dan disesuaikan saat musim hujan agar media tidak tergenang air. Pemupukan susulan dilakukan setiap 3 bulan sekali menggunakan 5 kg pupuk organik busuk per pohon. Selain itu, lakukan pemangkasan cabang air yang tumbuh tidak teratur serta pembuangan ranting kering setiap 6 bulan sekali guna menjaga sirkulasi udara di dalam tajuk dan mengarahkan nutrisi ke pembentukan buah.
Tanaman delima asal bibit cangkok biasanya mulai belajar berbuah pada usia 12 hingga 18 bulan setelah penanaman di lapangan. Buah delima siap dipanen dalam waktu 120 hingga 140 hari setelah bunga mekar sempurna. Ciri buah yang sudah matang ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi merah merona atau kuning kemerahan, permukaan buah terasa agak merata tidak terlalu bulat sempurna, serta memberikan suara bernada berat saat diketuk perlahan.