Cara Menanam Delima dari Awal sampai Panen agar Berbuah Lebat

Panduan lengkap cara menanam delima dari pemilihan bibit unggul, pengolahan media tanam, pemeliharaan rutin, hingga pemanenan buah yang manis.

Jawaban singkat

Pohon delima (Punica granatum) merupakan tanaman buah tropis dan subtropis yang sangat cocok dibudidayakan di Indonesia, baik di dataran rendah maupun menengah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini membutuhkan intensitas sinar matahari penuh minimal 8 hingga 10 jam sehari untuk merangsang pembentukan bunga secara optimal. Jenis tanah yang ideal adalah tanah lempung berpasir yang gembur, kaya bahan organik, serta memiliki tingkat keasaman tanah pada pH 5,5 sampai 7,0 dengan saluran drainase yang baik.

Ringkas: Delima

Cahaya
Sinar matahari penuh (8-10 jam/hari)
Penyiraman
Sedang, siram 1 kali sehari saat kemarau
Musim
Sepanjang tahun (terbaik awal musim hujan)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan tanah berdrainase baik dan pemangkasan tajuk secara teratur.

Untuk memulai budidaya, sangat disarankan menggunakan bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok atau okulasi dengan tinggi minimal 40 sampai 60 cm agar tanaman cepat berbuah. Buatlah lubang tanam berukuran 50x50x50 cm sekitar 2 minggu sebelum penanaman. Campurkan tanah galian atas dengan 10 kg pupuk kandang matang dan 1 kg kapur dolomit jika tanah bersifat asam, lalu masukkan kembali ke dalam lubang tanam sebelum bibit ditanam pada awal musim hujan.

Perawatan harian mencakup penyiraman secara teratur sebanyak 1 kali sehari pada musim kemarau dan disesuaikan saat musim hujan agar media tidak tergenang air. Pemupukan susulan dilakukan setiap 3 bulan sekali menggunakan 5 kg pupuk organik busuk per pohon. Selain itu, lakukan pemangkasan cabang air yang tumbuh tidak teratur serta pembuangan ranting kering setiap 6 bulan sekali guna menjaga sirkulasi udara di dalam tajuk dan mengarahkan nutrisi ke pembentukan buah.

Tanaman delima asal bibit cangkok biasanya mulai belajar berbuah pada usia 12 hingga 18 bulan setelah penanaman di lapangan. Buah delima siap dipanen dalam waktu 120 hingga 140 hari setelah bunga mekar sempurna. Ciri buah yang sudah matang ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi merah merona atau kuning kemerahan, permukaan buah terasa agak merata tidak terlalu bulat sempurna, serta memberikan suara bernada berat saat diketuk perlahan.

Langkah-langkah

  1. Penyiapan Lahan dan Lubang Tanam: Buat lubang berukuran 50x50x50 cm, campurkan tanah dengan 10 kg pupuk kandang matang, dan biarkan selama 14 hari.
  2. Penanaman Bibit: Buka polybag bibit cangkok secara perlahan, masukkan ke tengah lubang tanam, tutup dengan media tanah, lalu padatkan area sekitar pangkal batang.
  3. Pemeliharaan Rutin: Lakukan penyiraman 1 kali sehari saat musim kemarau dan lakukan pemangkasan tunas air secara berkala untuk memicu pembungaan.
  4. Pemanenan Buah: Petik buah yang sudah matang sempurna menggunakan gunting pangkas tajam agar tidak merusak tangkai pohon utama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama pohon delima hasil cangkok mulai berbuah?

Pohon delima hasil cangkok atau okulasi umumnya mulai belajar berbuah pada usia 1 hingga 1,5 tahun setelah ditanam.

Apakah delima bisa ditanam dalam pot (tabulampot)?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 50 cm dengan media tanam berupa campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang berbanding 1:1:1.

Mengapa buah delima sering pecah sebelum matang?

Buah pecah umumnya disebabkan oleh perubahan ketersediaan air yang drastis, seperti periode kekeringan panjang yang mendadak disiram atau diguyur hujan deras.

Apakah pohon delima membutuhkan dua tanaman untuk penyerbukan?

Tidak, tanaman delima bersifat self-fertile atau mampu menyerbuki sendiri, meskipun bantuan serangga penyerbuk dapat meningkatkan persentase jadi buah.

Lebih lanjut tentang Delima

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.