Kebutuhan air tanaman namnam cukup tinggi terutama pada fase pertumbuhan awal dan pembuahan. Pada musim kemarau yang berlangsung antara bulan Mei hingga September, siram tanaman sebanyak 10 hingga 15 liter air per pohon sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Pada pohon dewasa, berikan 20 hingga 30 liter air setiap 2 sampai 3 hari sekali. Tambahkan mulsa organik dari jerami atau dedaunan kering setebal 5 hingga 10 cm di sekeliling piringan pohon untuk menjaga kelembapan tanah.
Pemupukan teratur menjadi kunci utama agar pohon namnam tumbuh subur dan tidak kerdil. Berikan pupuk kandang atau kompos yang telah matang sempurna sebanyak 10 hingga 15 kg per pohon sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan di bulan Oktober dan akhir musim hujan di bulan April. Sebagai pelengkap, tambahkan pupuk NPK seimbang sebanyak 100 hingga 250 gram untuk pohon muda dan 500 hingga 1000 gram untuk pohon dewasa setiap 3 bulan sekali yang dibenamkan dalam parit melingkar di bawah tajuk daun.
Pohon namnam memiliki sifat cauliflory, yaitu bunga dan buah tumbuh langsung pada batang utama bagian bawah. Oleh karena itu, lakukan pemangkasan dahan air dan cabang parasit setidaknya 2 kali dalam setahun untuk memastikan bagian batang utama mendapatkan pencerahan sinar matahari yang cukup. Bersihkan area sekitar pangkal batang dari gulma dan sampah tanaman secara rutin agar calon bunga tidak terganggu oleh kelembapan berlebih atau serangan hama.