Penyakit busuk umbi (Fusarium oxysporum) menyerang saat suhu 20-25°C dan kelembaban tanah tinggi. Gejalanya: daun menguning dari bawah, umbi lunak berwarna coklat kehitaman, dan bau tidak sedap. Penyakit ini menyebar melalui tanah dan umbi yang terinfeksi. Solusinya: rotasi tanaman dengan bukan anggota Iridaceae minimal 3 tahun, perbaiki drainase, dan gunakan umbi sehat bersertifikat.
Karat gladiol (Uromyces gladioli) muncul sebagai bercak kuning oranye pada daun, kemudian berubah menjadi pustula coklat. Penyakit ini menyebar cepat pada kelembaban tinggi dan suhu 15-20°C. Cara mengatasi: jaga jarak tanam 15-20 cm agar sirkulasi udara baik, hindari penyiraman daun, dan segera buang daun terinfeksi. Jika parah, konsultasikan fungisida ke BPP setempat.
Busuk lunak bakteri (Erwinia carotovora) menyerang umbi dan batang, ditandai bercak basah berair, berbau busuk, dan tanaman layu mendadak. Penyakit ini terjadi pada suhu 25-30°C dan kelembaban tinggi. Pencegahan: gunakan pisau bersih saat memotong umbi, simpan umbi di tempat kering (suhu 10-15°C), dan hindari luka mekanis. Jika terinfeksi, musnahkan tanaman dan sterilkan tanah dengan pengapuran.