Penyebab utama daun menguning yang paling sering ditemui adalah gangguan penyiraman dan drainase media tanam. Pada musim kemarau, banyak orang cenderung menyiram gerbera hingga 2 atau 3 kali sehari secara berlebihan. Padahal, pangkal mahkota gerbera sangat rentan terhadap pembusukan akibat jamur tanah jika media selalu basah tergenang. Penyiraman ideal dilakukan 1 kali sehari pada pagi hari jam 07.00 sampai 08.00 dengan memeriksa kelembapan tanah setebal 2 centimeter terlebih dahulu.
Faktor pemupukan dan keasaman tanah juga memegang peranan penting dalam menjaga kesegaran warna daun gerbera. Kelemahan penyediaan unsur hara nitrogen membuat daun tua berubah warna menjadi kuning pucat secara merata, sedangkan kekurangan zat besi atau magnesium menyebabkan klorosis antar tulang daun. Aplikasi pupuk organik cair atau pupuk majemuk NPK seimbang dengan frekuensi 10 sampai 14 hari sekali dapat menjaga keseimbangan nutrisi pada tanah bertipe porous.
Kondisi udara yang kering dan panas pada musim kemarau turut memicu ledakan populasi hama tungau merah dan thrips. Hama serangga mikroskopis ini mengisap cairan sel daun dari permukaan bawah, menyebabkan timbulnya bintik kuning keperakan yang lambat laun meluas hingga daun mengering. Tindakan sanitasi berupa pangkas daun tua yang rusak setiap 2 minggu sekali serta pengkabutan air di sekitar area tanam sangat efektif menjaga kelembapan udara tanpa membasahi pangkal mahkota tanaman.