Masalah paling sering muncul ketika sistem drainase pot buruk dan sirkulasi udara di sekitar perakaran tersumbat. Penyiraman yang berlebihan hingga mengenai pangkal batang dapat menyebabkan pembusukan dalam waktu 3 hingga 5 hari jika tidak segera ditangani secara mekanis maupun hayati.
Untuk meminimalkan serangan penyakit, tingkatkan jarak tanam antar pot minimal 30 sentimeter agar aliran udara lancar di area pertanaman. Pemangkasan daun tua yang bersentuhan langsung dengan tanah harus dilakukan secara rutin setiap 7 hari sekali untuk mengurangi kelembapan mikro.
Aplikasi agens hayati berbasis Trichoderma spp. pada media tanam sebanyak 1 hingga 2 kali seminggu selama musim hujan sangat efektif menekan perkembangan cendawan patogen tanah. Lakukan pengamatan rutin setiap pagi untuk mendeteksi gejala awal infeksi sebelum menyebar luas.