Penyebab paling dominan dari masalah ini adalah ketidakseimbangan pasokan air dan kualitas air yang digunakan. Di musim kemarau, menyiram tanaman terlalu sering tanpa memeriksa kelembapan media tanam dapat memicu pembusukan akar yang ditandai dengan daun menguning secara menyeluruh. Sebaliknya, penyiraman yang kurang atau penggunaan air keran yang kaya klorin dan kalsium akan membuat ujung daun memproses penumpukan mineral lalu menguning dan mengering.
Pencahayaan juga memegang peranan krusial dalam menjaga warna daun tetap hijau segar dan berkarakter. Calathea membutuhkan intensitas cahaya terang tidak langsung sekitar 50 sampai 70 persen, seperti di bawah naungan paranet atau dekat jendela berlayar. Paparan sinar matahari terik secara langsung selama 1 hingga 2 jam saja pada siang hari di musim kemarau dapat membakar jaringan daun dan mengubah warnanya menjadi kuning pucat hingga cokelat.
Untuk mengatasi masalah ini, perbaiki media tanam menggunakan campuran sekam bakar, cocopeat, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1 agar drainase tetap aerasi dan poros. Potong daun yang sudah menguning penuh menggunakan gunting steril agar energi tanaman terfokus pada pertumbuhan tunas baru. Tingkatkan kelembapan mikro di sekitar pot dengan menyemprotkan kabut air halus 1 hingga 2 kali sehari atau meletakkan nampan berisi kerikil basah di bawah pot.