Cara Merawat Calathea Agar Subur, Rimbun, dan Daun Tidak Menggulung

Merawat calathea agar subur membutuhkan kelembapan udara yang tinggi, penyiraman yang pas, serta naungan dari sinar matahari langsung.

Jawaban singkat

Calathea adalah tanaman hias tropis yang sangat disukai karena corak daunnya yang indah, namun membutuhkan perhatian ekstra pada kelembapan lingkungan Indonesia. Di daerah dataran rendah dengan suhu 28 sampai 32 derajat Celsius, tempatkan pot calathea di area yang menerima cahaya tidak langsung dengan intensitas 50 sampai 60 persen, seperti di teras rumah beratap atau dekat jendela bertirai transparan.

Ringkas: Calathea

Cahaya
Sinar matahari tidak langsung / teduh (30-50% naungan)
Penyiraman
2-3 kali seminggu (jaga kelembapan sedang)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat sensitif terhadap kelebihan air dan sinar matahari langsung.

Penyiraman harus disesuaikan dengan kondisi musim. Pada musim kemarau, siram tanaman sebanyak 250 sampai 300 ml per pot ukuran diameter 20 cm setiap 2 hingga 3 hari sekali ketika media tanam bagian atas setebal 2 cm terasa mulai kering. Sementara pada musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman menjadi 4 hingga 5 hari sekali untuk mencegah pembusukan akar akibat kelembapan media yang berlebihan.

Penggunaan media tanam yang porous sangat krusial untuk mencegah genangan air. Campuran media yang ideal terdiri dari sekam mentah, sekam bakar, cocopeat yang sudah dicuci bersih, dan kompos matang dengan perbandingan 2:1:1:1. Berikan pupuk organik cair yang diencerkan setiap 2 minggu sekali pada pagi hari untuk menutrisi pertumbuhan daun baru agar warna dan coraknya tetap cemerlang.

Masalah utama yang sering dialami pekebun rumahan adalah ujung daun yang mengering atau menggulung akibat kelembapan udara di bawah 60 persen atau kadar kaporit tinggi pada air keran. Solusinya, gunakan air endapan selama 24 jam atau air hujan, serta lakukan pengembunan dengan semprotan halus sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

Langkah-langkah

  1. Pilih lokasi berketinggian iklim mikro lembap dengan naungan 50 hingga 60 persen tanpa terpapar sinar matahari langsung.
  2. Gunakan campuran media tanam porous berupa sekam mentah, sekam bakar, cocopeat terolah, dan kompos matang dengan rasio 2:1:1:1.
  3. Lakukan penyiraman teratur menggunakan air bebas kaporit saat permukaan atas media tanam terasa mulai mengering.
  4. Semprotkan embun air halus di sekitar tajuk tanaman setiap pagi untuk menjaga kelembapan udara di atas 60 persen.
  5. Berikan nutrisi berupa pupuk organik cair dosis ringan setiap 14 hari sekali pada pagi hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun calathea saya mengatup di malam hari?

Hal tersebut merupakan fenomena alami bernama nyktinasti, di mana daun bergerak mengatup pada malam hari dan membuka kembali di pagi hari untuk merespons cahaya.

Apakah calathea cocok diletakkan di dalam ruangan ber-AC?

Kurang disarankan, sebab udara dari AC bersifat sangat kering dan dapat menyebabkan ujung daun calathea cepat mengering serta mengulur.

Seberapa sering media tanam calathea harus diganti?

Ganti media tanam setiap 6 hingga 12 bulan sekali atau ketika media sudah tampak padat dan drainasenya mulai memburuk.

Air jenis apa yang paling baik untuk menyiram calathea?

Air hujan, air sumur, atau air AC yang tidak mengandung kaporit dan kadar garam mineral tinggi merupakan pilihan terbaik.

Lebih lanjut tentang Calathea

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.