Penyiraman harus disesuaikan dengan kondisi musim. Pada musim kemarau, siram tanaman sebanyak 250 sampai 300 ml per pot ukuran diameter 20 cm setiap 2 hingga 3 hari sekali ketika media tanam bagian atas setebal 2 cm terasa mulai kering. Sementara pada musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman menjadi 4 hingga 5 hari sekali untuk mencegah pembusukan akar akibat kelembapan media yang berlebihan.
Penggunaan media tanam yang porous sangat krusial untuk mencegah genangan air. Campuran media yang ideal terdiri dari sekam mentah, sekam bakar, cocopeat yang sudah dicuci bersih, dan kompos matang dengan perbandingan 2:1:1:1. Berikan pupuk organik cair yang diencerkan setiap 2 minggu sekali pada pagi hari untuk menutrisi pertumbuhan daun baru agar warna dan coraknya tetap cemerlang.
Masalah utama yang sering dialami pekebun rumahan adalah ujung daun yang mengering atau menggulung akibat kelembapan udara di bawah 60 persen atau kadar kaporit tinggi pada air keran. Solusinya, gunakan air endapan selama 24 jam atau air hujan, serta lakukan pengembunan dengan semprotan halus sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.