Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau (pagi dan sore), dan cukup 1 kali sehari saat musim hujan. Mulsa jerami atau daun kering setebal 5-10 cm membantu menjaga kelembapan tanah dan menekan gulma. Pemupukan susulan diberikan setiap 3 bulan dengan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 1 genggam (sekitar 50 gram) per rumpun, ditabur melingkar di sekitar tanaman lalu ditutup tipis tanah.
Pemangkasan daun tua dan kering dilakukan setiap 2-3 bulan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Penjarangan rumpun dilakukan setahun sekali dengan membuang rimpang yang sudah tua atau terlalu rapat, menyisakan 3-4 batang per rumpun. Rimpang yang dibuang bisa ditanam kembali di tempat lain. Pengendalian gulma dilakukan manual setiap 2 minggu, terutama di sekitar pangkal batang.
Kecombrang mulai berbunga 8-12 bulan setelah tanam. Bunga dipanen saat kelopak masih kencang dan belum mekar sempurna. Panen rutin setiap 2-3 minggu merangsang produksi bunga baru. Hama yang sering menyerang adalah ulat daun dan kutu daun. Semprot dengan pestisida nabati seperti larutan daun nimba atau serai 1-2 kali seminggu jika serangan ringan. Untuk serangan berat, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.