Panduan Pemupukan Butternut Squash yang Tepat

Butternut squash butuh pupuk seimbang agar buahnya manis dan besar, berikut panduan pemupukan dari tanam hingga panen.

Jawaban singkat

Butternut squash (Cucurbita moschata) adalah tanaman labu yang populer ditanam di dataran rendah hingga menengah di Indonesia. Tanaman ini membutuhkan nutrisi lengkap sejak awal pertumbuhan hingga pembentukan buah. Pemupukan yang tepat akan menghasilkan buah dengan daging tebal, manis, dan ukuran optimal. Berikut panduan pemupukan yang disesuaikan dengan fase pertumbuhan dan kondisi tanah di Indonesia.

Ringkas: Butternut Squash

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam/hari
Penyiraman
Siram setiap hari, 2–3 liter per tanaman, lebih sering saat kemarau
Musim
Awal kemarau (April-Mei) atau awal hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh ruang merambat dan perhatian pada penyerbukan. Cocok untuk pekarangan luas.

Sebelum tanam, lakukan pengapuran jika pH tanah di bawah 5,5 menggunakan dolomit 1-2 ton/ha (atau 100-200 gram per lubang tanam) minimal 2 minggu sebelum tanam. Pupuk dasar diberikan saat olah tanah berupa pupuk kandang matang 10-20 ton/ha (atau 1-2 kg per lubang tanam) dicampur merata. Tambahkan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 kg/ha (atau 5-10 gram per lubang tanam) sebagai starter. Aplikasi pupuk dasar ini penting untuk menyediakan unsur hara awal.

Pemupukan susulan dilakukan pada 3 tahap kritis. Pertama, saat tanaman berumur 7-10 hari setelah tanam (HST) dengan pupuk urea 50 kg/ha (atau 1-2 gram per tanaman) dan NPK 15-15-15 100 kg/ha (atau 3-5 gram per tanaman). Kedua, saat tanaman mulai berbunga (25-35 HST) dengan pupuk NPK 15-15-15 150 kg/ha (atau 5-7 gram per tanaman) dan KNO3 50 kg/ha (atau 2-3 gram per tanaman) untuk merangsang pembentukan buah. Ketiga, saat buah mulai membesar (45-55 HST) dengan pupuk KNO3 100 kg/ha (atau 3-5 gram per tanaman) untuk meningkatkan kualitas buah. Pupuk diberikan dengan cara ditabur melingkar di sekitar tanaman lalu ditutup tanah tipis.

Pemupukan daun juga bisa dilakukan untuk mengatasi defisiensi atau mempercepat pertumbuhan. Gunakan pupuk daun yang mengandung N, P, K, dan unsur mikro seperti Zn dan B, semprotkan pada pagi atau sore hari setiap 7-10 hari sekali mulai umur 2 minggu hingga buah matang. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen untuk menghindari akumulasi nitrat. Selalu sesuaikan dosis dengan kondisi tanah dan tanaman; jika ragu, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat atau BPP terdekat untuk rekomendasi spesifik lokasi Anda.

Langkah-langkah

  1. Lakukan analisis tanah atau uji pH tanah, jika pH <5,5 aplikasikan dolomit 1-2 ton/ha minimal 2 minggu sebelum tanam.
  2. Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang matang 10-20 ton/ha (atau 1-2 kg per lubang) dan NPK 15-15-15 200-300 kg/ha (5-10 g per lubang) saat olah tanah.
  3. Lakukan pemupukan susulan pertama saat umur 7-10 HST: urea 50 kg/ha (1-2 g/tanaman) + NPK 15-15-15 100 kg/ha (3-5 g/tanaman).
  4. Lakukan pemupukan susulan kedua saat mulai berbunga (25-35 HST): NPK 15-15-15 150 kg/ha (5-7 g/tanaman) + KNO3 50 kg/ha (2-3 g/tanaman).
  5. Lakukan pemupukan susulan ketiga saat buah mulai membesar (45-55 HST): KNO3 100 kg/ha (3-5 g/tanaman).
  6. Semprot pupuk daun (mengandung N, P, K, Zn, B) setiap 7-10 hari mulai umur 2 minggu hingga buah matang. Hentikan 2 minggu sebelum panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberi pupuk dasar butternut squash?

Pupuk dasar diberikan saat olah tanah, minimal 2 minggu sebelum tanam agar pupuk kandang terdekomposisi dan unsur hara tersedia.

Berapa kali pemupukan susulan yang diperlukan?

Tiga kali: saat 7-10 HST, saat mulai berbunga (25-35 HST), dan saat buah membesar (45-55 HST).

Apa yang terjadi jika kelebihan pupuk nitrogen?

Kelebihan N menyebabkan daun lebat, pertumbuhan vegetatif berlebih, tetapi buah sedikit dan mudah rontok.

Bisakah menggunakan pupuk organik cair sebagai pengganti pupuk kimia?

Bisa, tetapi kandungan hara lebih rendah. Sesuaikan dosis dengan petunjuk produk dan tambahkan pupuk kandang sebagai dasar.

Apakah butternut squash perlu pupuk mikro?

Ya, terutama Zn dan B untuk pembentukan buah dan mencegah buah pecah. Pupuk daun yang mengandung mikro bisa membantu.

Mengapa buah butternut squash saya kecil-kecil?

Kekurangan kalium (K) atau fosfor (P) saat pembentukan buah. Pastikan pemupukan susulan kedua dan ketiga mengandung KNO3 atau NPK tinggi K.

Lebih lanjut tentang Butternut Squash

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.