Penyakit bercak daun disebabkan oleh jamur Cercospora atau Alternaria. Cirinya: bercak cokelat kehitaman dengan tepi kuning pada daun, terutama di musim hujan. Daerah dengan curah hujan tinggi seperti Sumatera dan Kalimantan lebih rawan. Jika dibiarkan, daun gugur dan pertumbuhan terhambat. Solusinya: pangkas daun sakit, perbaiki drainase, dan semprot fungisida berbahan aktif tembaga atau mankozeb sesuai label.
Busuk batang (Fusarium atau Phytophthora) menyerang batang dan akar. Tandanya: batang lunak, berair, dan berbau busuk. Sering terjadi di lahan tergenang. Untuk mengatasinya, potong bagian sakit hingga jaringan sehat, oleskan fungisida pada luka, dan hindari genangan. Layu bakteri (Ralstonia) juga bisa menyerang, ditandai layu mendadak meski tanah lembap. Tidak ada obat kimia, cabut dan bakar tanaman sakit, lalu rotasi tanaman.
Pencegahan adalah kunci. Gunakan bibit sehat, jaga jarak tanam 2x2 m agar sirkulasi udara baik, dan lakukan pemangkasan rutin. Di musim kemarau, perhatikan kelembapan tanah; di musim hujan, pastikan saluran air lancar. Jika penyakit sudah menyebar, segera konsultasi ke BPP setempat untuk diagnosis lebih lanjut.