Panduan Pemupukan Rosella yang Tepat

Rosella (Hibiscus sabdariffa) membutuhkan pemupukan seimbang untuk pertumbuhan optimal dan produksi kelopak bunga yang melimpah, terutama di lahan kering Indonesia.

Jawaban singkat

Rosella (Hibiscus sabdariffa) merupakan tanaman herbal yang populer di Indonesia, terutama untuk diambil kelopak bunganya yang kaya antioksidan. Agar produktif, pemupukan harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan. Pada fase vegetatif (0–2 bulan), tanaman membutuhkan nitrogen tinggi untuk pembentukan daun dan batang. Pada fase generatif (2–4 bulan), kebutuhan fosfor dan kalium meningkat untuk merangsang pembungaan dan pembentukan kelopak. Dosis pupuk yang tepat akan menghasilkan kelopak tebal dan berwarna merah cerah.

Ringkas: Rosella

Cahaya
Sinar matahari penuh (6–8 jam/hari)
Penyiraman
Siram 2 kali sehari saat kemarau, 1 kali saat hujan
Musim
Musim hujan (Okt-Nov) atau awal kemarau (Mar-Apr)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman semusim, panen kelopak selama 1–2 bulan

Pemupukan dasar dilakukan saat tanam dengan campuran pupuk kandang atau kompos sebanyak 5–10 ton per hektar, ditambah 100–150 kg urea, 100–200 kg SP-36, dan 100–150 kg KCl per hektar. Pupuk kandang diberikan seminggu sebelum tanam, dicampur merata dengan tanah. Pupuk kimia diberikan saat tanam dengan cara dilarik di samping lubang tanam sedalam 5–10 cm, lalu ditutup tanah. Untuk pekebun rumahan, gunakan 1–2 kg pupuk kandang per tanaman dan 10–15 gram pupuk NPK 16-16-16 per tanaman.

Pemupukan susulan pertama dilakukan saat tanaman berumur 30–45 hari setelah tanam (HST) dengan dosis 50–75 kg urea per hektar atau 5–10 gram per tanaman. Pemupukan susulan kedua pada umur 60–75 HST menggunakan 50–75 kg KCl per hektar atau 5–10 gram per tanaman. Pemupukan susulan dilakukan dengan cara ditugal sedalam 5–10 cm di sekitar perakaran, lalu ditutup tanah. Pada musim hujan, kurangi dosis urea karena risiko pencucian, atau bagi menjadi 3 kali aplikasi. Pada musim kemarau, tingkatkan frekuensi penyiraman setelah pemupukan.

Ciri-ciri rosella kekurangan unsur hara: daun menguning (kurang N), daun ungu kemerahan (kurang P), tepi daun kering dan buah kecil (kurang K), atau pertumbuhan kerdil (kurang unsur mikro). Untuk mengatasi, lakukan pemupukan daun dengan pupuk organik cair (POC) atau pupuk mikro seperti Zn dan B setiap 2 minggu sekali pada sore hari. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan tanaman terlalu rimbun dan rentan hama. Selalu ikuti dosis pada kemasan dan konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi spesifik lahan Anda.

Langkah-langkah

  1. Lakukan analisis tanah sederhana (pH, tekstur) untuk menentukan kebutuhan pupuk dasar. pH ideal rosella 5,5–7,0.
  2. Berikan pupuk kandang/kompos 5–10 ton/ha atau 1–2 kg/tanaman seminggu sebelum tanam, dicampur rata dengan tanah.
  3. Saat tanam, berikan pupuk kimia dasar: urea 100–150 kg/ha, SP-36 100–200 kg/ha, KCl 100–150 kg/ha, atau NPK 16-16-16 200–300 kg/ha. Untuk pekebun rumahan: 10–15 gram NPK/tanaman.
  4. Lakukan pemupukan susulan I pada 30–45 HST dengan urea 50–75 kg/ha (5–10 gram/tanaman) dan susulan II pada 60–75 HST dengan KCl 50–75 kg/ha (5–10 gram/tanaman). Aplikasi dengan cara ditugal dekat perakaran.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk rosella?

Pupuk dasar diberikan saat tanam, susulan I pada 30–45 HST, susulan II pada 60–75 HST. Lakukan pada pagi atau sore hari saat tanah lembab.

Apa akibat kelebihan pupuk nitrogen pada rosella?

Tanaman menjadi terlalu rimbun (daun lebat), bunga sedikit, dan rentan terhadap hama seperti kutu daun. Kurangi dosis N pada fase generatif.

Bisakah rosella ditanam di pot? Bagaimana pemupukannya?

Bisa. Gunakan pot diameter minimal 30 cm. Campurkan 1 bagian pupuk kandang, 1 bagian sekam, dan 2 bagian tanah. Beri NPK 16-16-16 5 gram per pot setiap bulan.

Apakah pupuk kandang harus difermentasi dulu?

Sebaiknya ya. Pupuk kandang yang sudah matang (fermentasi minimal 2 minggu) tidak akan membakar akar dan lebih aman. Hindari pupuk kandang segar.

Mengapa daun rosella saya menguning meski sudah dipupuk?

Bisa karena kekurangan N, kelebihan air, atau serangan hama. Periksa drainase, intensitas hama, dan lakukan pemupukan daun dengan urea 2 gram/liter jika perlu.

Berapa kali panen rosella dalam setahun?

Rosella bisa dipanen 3–4 kali selama 2–3 bulan, dengan interval 10–14 hari. Setelah itu tanaman biasanya dibongkar dan diganti.

Lebih lanjut tentang Rosella

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.