Ciri buah rosella siap panen: kelopak (calyx) membesar, berwarna merah tua atau merah keunguan, dan terasa padat saat ditekan. Buah yang masih hijau (belum matang) akan menghasilkan kelopak tipis dan asam. Panen dilakukan pada pagi hari (pukul 06.00–09.00) saat kadar air masih tinggi, sehingga kelopak tidak cepat layu. Gunakan gunting atau pisau tajam untuk memotong tangkai buah agar tidak merusak cabang.
Frekuensi panen: setiap 3–5 hari sekali selama puncak produksi. Satu pohon dapat menghasilkan 1–2 kg kelopak basah per musim. Setelah dipetik, segera pisahkan kelopak dari biji (kapsul) karena biji tidak digunakan. Cuci bersih kelopak dan tiriskan. Untuk penyimpanan jangka pendek, simpan di lemari es (suhu 5–10°C) dalam wadah tertutup. Untuk pengeringan, jemur di bawah sinar matahari langsung selama 2–3 hari atau gunakan oven suhu 40–50°C hingga kadar air <10%.
Hindari memanen saat hujan atau setelah hujan deras karena kelopak mudah rusak dan berjamur. Buah yang terlalu matang (kelopak mulai keriput) akan menurunkan kualitas. Jika panen untuk dijual segar, segera distribusikan dalam waktu 24 jam. Untuk produk kering, pastikan penyimpanan di tempat kedap udara dan gelap agar warna merah tetap cerah. Konsultasikan dengan penyuluh setempat jika ingin mengetahui standar mutu yang berlaku di pasaran.