Pada masa pertumbuhan awal yaitu umur 1 hingga 12 bulan, lakukan penyiraman secara teratur sebanyak 2 kali seminggu saat musim kemarau dengan volume sekitar 5 hingga 10 liter per pohon. Berikan pemupukan susulan menggunakan pupuk organik sebanyak 5 kilogram per pohon setiap 4 bulan sekali, serta pupuk NPK seimbang sebanyak 100 gram per pohon yang ditabur melingkar di bawah tajuk daun. Area sekitar pangkal batang harus dibersihkan dari gulma secara berkala setiap bulan agar nutrisi tanah tidak terserap oleh tumbuhan liar.
Ketika tanaman memasuki usia 2 hingga 3 tahun, pemangkasan bentuk perlu dilakukan untuk mengatur struktur percabangan utama dan membuang tunas air yang tidak produktif. Pemangkasan ini bertujuan membuka tajuk agar sinar matahari pagi dapat menembus seluruh bagian dalam pohon, yang sangat efektif menekan kelembapan dan mencegah serangan jamur daun. Penambahan pupuk kaya fosfor dan kalium sebanyak 250 gram per pohon dapat diberikan 2 kali setahun, yaitu pada akhir musim kemarau sekitar bulan Agustus untuk merangsang pembentukan bunga secara serempak.
Pohon jamblang umumnya mulai berbunga pada akhir musim kemarau dan buahnya akan matang secara bertahap dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan, biasanya bertepatan dengan masa awal hingga puncak musim hujan di bulan Desember hingga Februari. Buah siap dipanen ketika kulitnya telah berubah warna penuh dari hijau menjadi ungu tua kehitaman dengan rasa manis keasaman yang khas. Proses pemetikan sebaiknya dilakukan pada pagi hari menggunakan tangga atau galah berjaring setiap 2 hari sekali agar buah tidak jatuh dan memar di tanah.