Cara Menanam Rukam dari Awal sampai Panen

Menanam rukam dapat dilakukan dengan menyiapkan bibit cangkok berkualitas, mengolah lubang tanam berbahan organik, serta merawatnya secara rutin hingga berbuah lebat.

Jawaban singkat

Budidaya rukam dimulai dari pemilihan bibit berkualitas, di mana metode perbanyakan vegetatif seperti cangkok atau okulasi sangat disarankan. Bibit dari hasil cangkok mampu berbuah lebih cepat dalam waktu 2 sampai 3 tahun, dibandingkan bibit dari biji yang membutuhkan waktu hingga 5 sampai 7 tahun. Penanaman paling baik dilakukan pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober atau November agar bibit muda mendapatkan pasokan air yang cukup untuk pembentukan sistem perakaran awal.

Ringkas: Rukam

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam per hari)
Penyiraman
Sedang, siram 1-2 kali sehari saat kemarau
Musim
Awal musim hujan untuk penanaman
Tingkat Kesulitan
Sedang

Perlu pemangkasan tajuk secara berkala agar pohon tidak terlalu tinggi dan mudah dipanen.

Persiapan lahan dimulai dengan membuat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm sekurang-kurangnya 2 minggu sebelum bibit ditanam. Tanah galian bagian atas dicampur dengan 10 sampai 15 kg pupuk kandang matang atau kompos serta 250 gram pupuk fosfat dasar untuk mempercepat pertumbuhan akar. Atur jarak tanam antar prapohon minimal 6x6 meter agar tajuk tanaman dapat berkembang secara optimal tanpa saling menutupi sinar matahari.

Pemeliharaan rutin melibatkan penyiraman sebanyak 1 sampai 2 kali sehari pada musim kemarau dan pengurangan frekuensi saat musim hujan agar media tidak tergenang. Pemupukan susulan diberikan secara berkala setiap 3 sampai 4 bulan sekali dengan dosis 5 sampai 10 kg pupuk organik per pohon. Lakukan pemangkasan bentuk secara rutin pada tahun pertama untuk membuang tunas air dan membentuk percabangan yang seimbang.

Masa panen rukam hasil cangkok umumnya dimulai pada tahun ketiga setelah penanaman. Buah rukam siap dipetik apabila warna kulitnya telah berubah dari hijau menjadi merah tua keunguan dengan tekstur yang sedikit lunak saat ditekan. Setelah dipetik, buah rukam sebaiknya digulirkan atau dipencet perlahan di antara kedua telapak tangan sebelum dikonsumsi untuk memunculkan rasa manis dan menghilangkan rasa kelat alaminya.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit rukam hasil cangkok atau okulasi setinggi 50 sampai 70 cm yang memiliki batang kokoh dan bebas dari hama.
  2. Buat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm dan campurkan tanah galian dengan 10 sampai 15 kg pupuk kandang matang, lalu biarkan selama 14 hari.
  3. Lepaskan polibag bibit secara hati-hati tanpa merusak perakaran, masukkan ke dalam lubang tanam, lalu timbun dan padatkan tanah di sekeliling pangkal batang.
  4. Lakukan penyiraman rutin 1 sampai 2 kali sehari, penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman, dan pemupukan susulan setiap 3 sampai 4 bulan.
  5. Panen buah rukam yang sudah berwarna merah keunguan dengan cara memetiknya secara manual memakai tangan atau gunting pangkas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama pohon rukam mulai berbuah?

Pohon rukam hasil perbanyakan cangkok atau okulasi umumnya berbuah dalam waktu 2 hingga 3 tahun setelah tanam.

Mengapa buah rukam harus dipijat sebelum dimakan?

Pemijatan lembut merusak jaringan dalam buah sehingga merangsang pelepasan rasa manis alami dan menguraikan zat tannin penyebab kelat.

Apakah pohon rukam bisa ditanam di dalam pot?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 60 cm dengan media tanam yang gembur dan lakukan pemangkasan rutin.

Berapa jarak tanam yang ideal untuk pohon rukam?

Jarak tanam ideal di lahan terbuka adalah 6x6 meter atau 8x8 meter agar tajuk pohon tidak saling berebut cahaya.

Lebih lanjut tentang Rukam

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.