Pemupukan rutin menjadi kunci keberhasilan budidaya belimbing di daerah tropis. Lakukan pemberian pupuk organik berupa kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 20 kg per pohon setiap 4 bulan sekali. Pada fase vegetatif, tambahkan pupuk kaya nitrogen setiap bulan, lalu alihkan ke pupuk tinggi kalium dan fosfor menjelang fase pembungaan untuk merangsang pembentukan buah yang manis dan renyah.
Pemangkasan bentuk dan pemeliharaan wajib dilakukan minimal 2 kali dalam setahun untuk menjaga sirkulasi udara dan intensitas cahaya di dalam tajuk. Pangkas tunas air, cabang yang saling bersilangan, serta cabang mati. Penjarangan buah juga sangat krusial; sisakan 1 sampai 2 buah terbaik pada satu dompolan saat buah berukuran sebesar ibu jari agar nutrisi terfokus dan ukuran buah maksimal.
Perlindungan buah dari serangan hama lalat buah dilakukan dengan cara membungkus buah menggunakan kertas koran atau plastik transparan berlubang aerasi saat buah berdiameter 2 hingga 3 cm. Langkah sanitasi kebun dengan mengumpulkan dan membenamkan buah yang gugur atau membusuk setinggi 30 cm di dalam tanah akan memutus siklus hidup hama secara efektif.