Pemupukan dasar dilakukan saat tanam dengan mencampurkan pupuk kandang matang atau kompos ke dalam media tanam. Untuk pot, gunakan campuran tanah, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Setelah tanaman berumur 2 minggu, mulai berikan pupuk dasar NPK 16-16-16 (atau setara) dengan dosis 1 sendok teh per pot (diameter 20 cm) setiap 2 minggu sekali. Pada musim hujan, kurangi dosis menjadi setengahnya karena air hujan dapat mencuci nutrisi.
Saat tanaman memasuki fase pembungaan (sekitar 6-8 minggu setelah tanam), alihkan ke pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium lebih tinggi, misalnya NPK 10-30-20 atau 15-15-30. Berikan setiap 2 minggu dengan dosis yang sama. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan pupuk cair organik seperti ekstrak rumput laut atau pupuk kandang cair yang diencerkan (1:10) setiap minggu. Pemupukan dihentikan saat tanaman mulai layu atau daun menguning berlebihan.
Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan daun terbakar dan pertumbuhan vegetatif berlebihan tanpa bunga. Jika daun tampak hijau tua tetapi sedikit bunga, kurangi nitrogen. Jika bunga kecil dan mudah rontok, tambahkan kalium. Pemupukan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari setelah penyiraman untuk mencegah akar terbakar. Dengan pemupukan yang tepat, Zinnia akan berbunga terus menerus selama 2-3 bulan.