Masalah utama yang sering muncul adalah busuk batang yang disebabkan oleh cendawan Phytophthora serta bercak daun akibat serangan Cercospora. Ketika intensitas penyiraman alami dari hujan terjadi 4 hingga 5 kali seminggu, media tanam tanpa drainase yang baik akan tergenang selama lebih dari 6 jam, memicu pembusukan jaringan dalam waktu kurang dari 3 hari.
Pengendalian infeksi harus dimulai dengan memangkas bagian tanaman yang terinfeksi menggunakan gunting stek steril sepanjang 2 hingga 3 cm di bawah batas jaringan yang sehat. Pemangkasan rutin ini sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 09.00 agar bekas potongan cepat mengering tersengat sinar matahari langsung selama minimal 4 jam sehari.
Selain sanitasi fisik, penggantian media tanam dengan porositas tinggi menjadi kunci pencegahan berulang. Campuran ideal untuk musim hujan terdiri dari sekam bakar, pasir malang, dan tanah humus dengan rasio 2:2:1, yang mampu meloloskan air kurang dari 10 detik setelah penyiraman agar perakaran Euphorbia tetap mendapat aerasi cukup.