Pada fase pertumbuhan vegetatif (0-6 bulan setelah tanam), gunakan pupuk dengan rasio N tinggi seperti pupuk kandang atau kompos yang sudah matang. Berikan 2-3 kg pupuk kandang per pohon setiap 3 bulan sekali. Untuk tanaman dalam pot, campurkan 1 bagian pupuk kandang dengan 3 bagian tanah. Pada fase ini, hindari pupuk kimia yang terlalu keras agar akar tidak terbakar.
Memasuki fase generatif (6 bulan ke atas), alihkan ke pupuk dengan P dan K lebih tinggi untuk merangsang pembungaan. Pupuk NPK 15-15-15 atau 12-12-17 dapat diberikan 100-200 gram per pohon setiap 2 bulan sekali. Taburkan pupuk di sekeliling tajuk, lalu siram. Untuk tanaman pot, kurangi dosis menjadi 10-20 gram per pot. Tambahkan pupuk mikro seperti Dolomit (1 sendok makan per pohon) setiap 6 bulan untuk menjaga pH tanah.
Waktu terbaik pemupukan adalah awal musim hujan (Oktober-November) dan awal musim kemarau (April-Mei). Hindari pemupukan saat hujan deras karena nutrisi akan tercuci. Jika tanaman menunjukkan daun menguning, semprot dengan pupuk daun yang mengandung Mg dan Fe setiap 2 minggu sekali. Perhatikan juga drainase; kenanga tidak suka genangan air.