Panduan Pemupukan Basil yang Tepat

Pemupukan yang tepat membuat daun basil lebat, harum, dan tahan hama. Simak jadwal dan jenis pupuknya!

Jawaban singkat

Basil (Ocimum basilicum) adalah tanaman rempah yang populer di Indonesia, mudah ditanam di pot atau bedengan. Kunci sukses menanam basil adalah pemupukan yang seimbang, terutama nitrogen untuk daun, fosfor untuk akar, dan kalium untuk ketahanan. Di musim hujan, pemupukan perlu dikurangi karena air berlebih bisa melarutkan nutrisi dan memicu busuk akar. Sebaliknya, di musim kemarau, pemupukan rutin sangat penting untuk menjaga pertumbuhan.

Ringkas: Basil

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam/hari)
Penyiraman
Siram 1-2 kali sehari, jaga tanah lembab tidak becek
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Basil sensitif terhadap genangan air, pastikan drainase baik.

Pemupukan dasar dilakukan saat tanam dengan pupuk kandang matang (2-3 kg/m2) atau kompos (1-2 kg/m2) yang dicampur rata ke tanah. Setelah bibit berumur 7-10 hari, beri pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 5 gram per tanaman (sekitar 1 sendok teh) dengan cara dilarutkan dalam 1 liter air dan disiramkan ke pangkal batang. Ulangi setiap 2 minggu sekali. Alternatif organik: siram dengan air cucian beras (1:3 dengan air) atau larutan pupuk kandang 1 kg/10 liter air yang difermentasi 3 hari.

Saat tanaman mulai berbunga (biasanya umur 30-40 hari), kurangi nitrogen dan tingkatkan fosfor-kalium untuk merangsang pembungaan dan produksi minyak atsiri. Gunakan pupuk NPK 10-20-20 atau pupuk buah dengan dosis 5 gram/tanaman setiap 2 minggu. Jika daun menguning, tambahkan pupuk daun organik (misal ekstrak rumput laut) seminggu sekali. Jangan lupa siram setelah pemupukan agar nutrisi meresap.

Hindari pemupukan berlebihan karena menyebabkan daun lunak dan mudah terserang hama seperti kutu daun atau ulat. Jika tanah terlalu asam (pH di bawah 6), taburkan dolomit 100 gram/m2 sebulan sekali. Setelah panen daun (petik pucuk), beri pupuk NPK 16-16-16 lagi untuk merangsang tunas baru. Dengan pemupukan rutin, basil bisa dipanen setiap 2-3 minggu selama 4-6 bulan.

Langkah-langkah

  1. Campurkan pupuk kandang atau kompos ke tanah sebelum tanam.
  2. 7-10 hari setelah tanam, beri pupuk NPK 16-16-16 5 gram/tanaman, ulangi setiap 2 minggu.
  3. Saat berbunga (30-40 hari), ganti ke NPK 10-20-20 dengan dosis sama.
  4. Setiap panen, beri pupuk NPK 16-16-16 lagi untuk merangsang tunas baru.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali pemupukan basil dalam sebulan?

Pemupukan dilakukan setiap 2 minggu sekali, jadi 2 kali sebulan. Namun, kurangi di musim hujan menjadi sebulan sekali.

Apa pupuk terbaik untuk basil agar daun lebat?

Pupuk dengan nitrogen tinggi seperti NPK 16-16-16 atau pupuk organik kaya nitrogen (misal kompos kotoran ayam) untuk merangsang pertumbuhan daun.

Bisakah basil ditanam tanpa pupuk kimia?

Bisa. Gunakan kompos atau pupuk kandang sebagai pupuk dasar, dan siram dengan air cucian beras atau larutan pupuk organik cair setiap minggu.

Apa tanda kelebihan pupuk pada basil?

Daun menjadi lunak, menguning di tepi, atau layu meski tanah basah. Hentikan pemupukan dan siram dengan air bersih untuk mengurangi konsentrasi.

Apakah pupuk daun diperlukan untuk basil?

Pupuk daun organik (misal ekstrak rumput laut) bisa diberikan seminggu sekali jika daun tampak pucat, tetapi tidak wajib jika pemupukan tanah sudah cukup.

Kapan waktu terbaik memupuk basil?

Pagi hari sebelum jam 9 atau sore hari setelah jam 4, saat matahari tidak terlalu terik, agar pupuk tidak menguap dan membakar daun.

Lebih lanjut tentang Basil

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.