Memasuki fase generatif pada usia 4 tahun ke atas, pemupukan susulan dengan pupuk NPK seimbang perlu dilakukan 2 kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober atau November dan akhir musim hujan sekitar bulan Maret atau April. Dosis pupuk anorganik ditingkatkan secara bertahap mulai dari 250 gram hingga 500 gram per pohon per aplikasi, ditabur melingkar sejajar tajuk tanaman pada jarak 50 sampai 100 cm dari batang utama.
Pengelolaan air dan gulma merupakan kunci penting dalam menjaga produktivitas perkebunan pinang di Indonesia. Sanitasi piringan pohon sejari radius 1,5 meter wajib dilakukan setiap 2 bulan sekali untuk mencegah persaingan penyerapan hara dengan rumput pengganggu. Hal ini sangat krusial terutama saat memasuki puncak musim kemarau pada bulan Juli hingga Agustus di mana kelembapan tanah menurun drastis.
Pemangkasan pelepah tua yang telah menguning atau kering harus dilakukan secara berkala setiap 1 sampai 2 bulan sekali menggunakan alat pemangkas tajam. Hindari mencabut pelepah hijau secara paksa karena dapat menimbulkan luka pada batang muda, yang menjadi pintu masuk spora jamur penyebab pembusukan umbut serta penyakit bercak daun.