Langkah awal penyelamatan palem dimulai dari mendiagnosis gejala fisik yang tampak pada tajuk maupun batang. Penyakit bercak daun yang disebabkan oleh jamur Helminthosporium ditandai dengan munculnya bulatan cokelat bertepi kuning pada permukaan daun, sedangkan penyakit busuk pangkal batang akibat Phytophthora membuat jaringan bawah lunak, berbau busuk, dan menyebabkan pupus daun muda mudah dicabut.
Pengendalian praktis pada musim hujan berfokus pada sanitasi kebun dan perbaikan tata air. Lakukan pemangkasan pelepah yang terinfeksi parah dengan menyisakan jarak 3 hingga 5 cm dari batang utama, kemudian bersihkan gulma di radius 50 cm sekitar pangkal batang. Untuk palem dalam pot, kurangi frekuensi penyiraman harian menjadi 3 atau 4 hari sekali tergantung pada intensitas hujan yang turun.
Pemanfaatan agen hayati seperti jamur Trichoderma spp. sebanyak 20 hingga 30 gram per tanaman yang dicampurkan pada media tanam sangat efektif menekan perkembangan patogen tular tanah. Jika serangan penyakit meluas hingga lebih dari 30 persen tajuk, aplikasi fungisida dapat dilakukan sesuai petunjuk panduan kemasan produk setelah berkonsultasi dengan petugas penyuluh pertanian setempat.