Untuk bunga potong, panen dilakukan saat kelopak bunga (ray floret) sudah membuka penuh dan sebelum serbuk sari rontok, biasanya 50–60 hari setelah tanam (HST) tergantung varietas. Potong batang dengan sudut 45 derajat menggunakan gunting steril, segera rendam dalam air bersih untuk memperpanjang kesegaran.
Untuk biji, panen dilakukan saat bagian belakang kepala bunga (receptacle) berwarna kuning kecokelatan dan kelopak mulai mengering. Biji akan terlihat penuh dan keras. Ciri lainnya: tangkai bunga mulai melengkung ke bawah. Potong kepala bunga beserta 10–15 cm batang, lalu jemur di tempat teduh selama 1–2 minggu hingga biji mudah terlepas.
Setelah dikeringkan, biji dapat dipisahkan dengan cara digosok perlahan. Simpan biji dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering. Jika ingin digunakan sebagai benih, pastikan biji berasal dari varietas unggul dan disimpan di suhu 10–15°C dengan kelembaban rendah.