Penyemaian dilakukan langsung di pot atau lahan. Rendam biji dalam air hangat (50°C) selama 2 jam, lalu semai sedalam 2-3 cm dengan jarak 30x30 cm. Siram 2 kali sehari (pagi dan sore) hingga benih berkecambah (biasanya 7-14 hari). Setelah tinggi 10 cm, lakukan penjarangan, sisakan satu tanaman terkuat per lubang. Pemupukan dasar gunakan pupuk kandang matang (1 kg/m²) atau kompos.
Perawatan rutin meliputi penyiraman 1-2 kali sehari saat musim kemarau, dan pengurangan intensitas saat musim hujan. Beri pupuk NPK 16-16-16 setiap 2 minggu sekali (1 sendok teh per tanaman) atau pupuk organik cair. Lakukan penyiangan gulma setiap minggu. Untuk mencegah rebah, lakukan pembumbunan saat tanaman setinggi 30 cm. Hama umum adalah ulat grayak dan kutu daun; kendalikan dengan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau bawang putih.
Bunga matahari mulai mekar sekitar 50-70 hari setelah tanam. Panen biji dilakukan saat bagian belakang kepala bunga berwarna coklat dan kelopak mulai mengering. Potong tangkai bunga, lalu jemur kepala bunga selama 3-5 hari hingga biji mudah terlepas. Simpan biji di wadah kedap udara. Jika ingin bunga potong, panen saat kelopak mulai terbuka sempurna dan letakkan dalam air bersih.