Panduan Menanam Samhong Mustard Hidroponik dari Awal sampai Panen

Samhong mustard (Brassica juncea) adalah sawi hijau yang tumbuh cepat dan cocok ditanam secara hidroponik sepanjang tahun di Indonesia.

Jawaban singkat

Samhong mustard, atau sawi hijau Jepang, memiliki daun lebar dan batang renyah yang cocok untuk salad atau tumis. Dalam sistem hidroponik, tanaman ini tumbuh optimal dengan siklus panen 30-40 hari setelah semai. Keunggulannya adalah toleran terhadap suhu hangat (25-30°C) sehingga bisa ditanam sepanjang tahun di dataran rendah hingga menengah Indonesia.

Ringkas: Samhong Mustard

Cahaya
12-14 jam per hari, intensitas sedang (3000-5000 lux)
Penyiraman
Sirkulasi nutrisi 15 menit per jam; ganti larutan setiap 7-10 hari
Musim
Sepanjang tahun, hindari hujan deras jika outdoor
Tingkat Kesulitan
Mudah

Cocok untuk pemula hidroponik; perhatikan pH dan EC secara rutin.

Persiapan dimulai dengan penyemaian bibit di rockwool atau spons hidroponik. Rendam media tanam dalam air pH 5.5-6.5 selama 5 menit, lalu tiriskan. Tabur 2-3 biji per lubang, tutup tipis, dan letakkan di tempat teduh. Setelah 3-5 hari, bibit berkecambah dan siap dipindah ke netpot saat berdaun 2-3 helai (sekitar 7-10 hari). Gunakan larutan nutrisi AB Mix dengan EC 1.2-1.8 mS/cm untuk fase vegetatif.

Perawatan meliputi pengaturan sirkulasi larutan nutrisi minimal 15 menit setiap jam (sistem DFT atau NFT). Ganti larutan setiap 7-10 hari untuk menjaga ketersediaan unsur hara. Pastikan pH tetap 5.5-6.5 dengan adjustment menggunakan pH down/up. Intensitas cahaya 12-14 jam per hari cukup; jika menggunakan lampu LED, jaga jarak 15-20 cm dari tanaman. Hindari genangan pada akar dan bersihkan tangki dari lumut secara rutin.

Panen dapat dilakukan saat tanaman berumur 30-40 hari, dengan tinggi sekitar 20-25 cm dan daun terbuka lebar. Potong batang tepat di atas netpot menggunakan pisau steril. Hasil panen bisa mencapai 150-250 gram per tanaman. Setelah panen, bersihkan sistem hidroponik dengan air bersih dan larutan hidrogen peroksida 3% sebelum menanam kembali. Simpan hasil panen dalam kantong plastik berlubang di lemari es (suhu 4-8°C) untuk kesegaran hingga 5 hari.

Langkah-langkah

  1. Siapkan sistem hidroponik (NFT/DFT) dan media tanam (rockwool/spons). Larutkan nutrisi AB Mix dengan EC 1.2-1.8 mS/cm dan pH 5.5-6.5.
  2. Semai biji samhong mustard di rockwool basah, 2-3 biji per lubang. Tempatkan di tempat teduh dengan suhu 25-30°C. Setelah 3-5 hari, bibit muncul.
  3. Pindahkan bibit berdaun 2-3 helai ke netpot berisi kerikil atau hidroton. Atur jarak tanam 15x20 cm. Nyalakan pompa sirkulasi nutrisi selama 15 menit tiap jam.
  4. Pantau EC dan pH setiap 2 hari. Ganti larutan nutrisi setiap 7-10 hari. Panen setelah 30-40 hari dengan memotong batang di atas netpot.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama samhong mustard bisa dipanen?

Samhong mustard siap panen 30-40 hari setelah semai, tergantung suhu dan nutrisi.

Apa kelebihan samhong mustard dibanding sawi biasa?

Daunnya lebih lebar, renyah, dan toleran suhu hangat, cocok untuk hidroponik di Indonesia.

Apakah bisa ditanam di sistem wick?

Bisa, tetapi pertumbuhan lebih lambat. Gunakan sumbu kapas dan larutan nutrisi dengan EC 1.0-1.4 mS/cm.

Mengapa daun samhong mustard saya menguning?

Penyebab umum: kekurangan nitrogen (daun bawah kuning), pH terlalu tinggi (>6.5), atau kelebihan air. Cek EC dan pH, sesuaikan.

Bisakah samhong mustard ditanam di dataran tinggi?

Ya, tetapi pertumbuhan lebih lambat karena suhu lebih dingin. Suhu ideal 20-30°C.

Apa hama yang sering menyerang?

Kutu daun dan ulat. Gunakan perangkap kuning atau semprotkan air sabun (1 sdt sabun cair per liter air) sebagai pengendali organik.

Lebih lanjut tentang Samhong Mustard

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.