Daun Samhong Mustard Menguning: Penyebab & Cara Mengatasi

Daun kuning pada samhong mustard hidroponik bisa disebabkan oleh defisiensi nutrisi, pH tidak sesuai, atau serangan hama. Berikut diagnosis dan solusinya.

Jawaban singkat

Daun menguning pada samhong mustard (Brassica juncea) yang ditanam secara hidroponik seringkali menandakan masalah nutrisi atau lingkungan. Samhong mustard termasuk sayuran daun yang cepat tumbuh dan sensitif terhadap perubahan kondisi larutan nutrisi. Pada sistem hidroponik, gejala kuning pada daun perlu segera diidentifikasi karena dapat menurunkan kualitas panen. Artikel ini akan membahas penyebab utama dan solusi praktis yang bisa diterapkan di Indonesia sepanjang tahun.

Ringkas: Samhong Mustard

Cahaya
12-14 jam per hari, intensitas sedang (3000-5000 lux)
Penyiraman
Sirkulasi nutrisi 15 menit per jam; ganti larutan setiap 7-10 hari
Musim
Sepanjang tahun, hindari hujan deras jika outdoor
Tingkat Kesulitan
Mudah

Cocok untuk pemula hidroponik; perhatikan pH dan EC secara rutin.

Penyebab pertama yang paling umum adalah defisiensi unsur hara makro, terutama nitrogen (N) dan magnesium (Mg). Kekurangan nitrogen menyebabkan daun tua menguning merata (klorosis) dimulai dari ujung daun, sedangkan kekurangan magnesium menyebabkan tulang daun tetap hijau dengan jaringan di antaranya menguning (interveinal chlorosis). Solusinya adalah mengecek EC larutan nutrisi: untuk samhong mustard, EC ideal berkisar 1.2-1.8 mS/cm. Jika EC terlalu rendah, tambahkan nutrisi AB mix sesuai dosis. pH larutan juga krusial: kisaran optimal 5.5-6.5. pH di luar rentang ini menghambat serapan hara, terutama zat besi (Fe) yang menyebabkan daun muda kuning pucat. Koreksi pH dengan pH down/up (asam fosfat atau kalium hidroksida) hingga mencapai 6.0.

Penyebab kedua adalah serangan hama, terutama kutu daun (Aphididae) dan tungau (Tetranychus urticae). Kutu daun biasanya berada di permukaan bawah daun, menghisap cairan sehingga daun menguning dan keriting. Tungau menyebabkan bercak kuning kecil (stippling) pada permukaan daun. Solusinya: semprot dengan air bertekanan untuk mengurangi populasi, atau gunakan insektisida nabati seperti ekstrak daun nimba (Azadirachta indica) dengan konsentrasi 20-30 gram daun kering per liter air, diamkan semalam lalu semprotkan setiap 5-7 hari. Pastikan sirkulasi udara baik dan hindari kelembaban tinggi yang memicu hama.

Penyebab ketiga adalah kondisi lingkungan seperti suhu terlalu tinggi (>30°C) atau pencahayaan berlebihan. Samhong mustard tumbuh optimal pada suhu 18-25°C. Suhu tinggi menyebabkan daun layu dan menguning karena stres panas. Solusinya: atur naungan (shading net 50%) jika terkena sinar matahari langsung, atau pindahkan tanaman ke tempat yang lebih teduh. Untuk hidroponik dalam ruangan, atur jarak lampu LED minimal 30 cm dan durasi penyinaran 12-14 jam per hari. Jika sudah terlanjur kuning, potong daun yang rusak dan beri nutrisi seimbang agar pertumbuhan baru kembali hijau.

Penyebab & Cara Mengatasi

Defisiensi Nutrisi (N, Mg, Fe) dan pH Tidak Tepat

Ciri: Daun tua kuning merata (kurang N); tulang daun hijau dengan jaringan kuning (kurang Mg); daun muda kuning pucat (pH tinggi menghambat Fe).

Solusi: Ukur EC dan pH larutan. EC 1.2-1.8 mS/cm, pH 5.5-6.5. Tambah nutrisi AB mix jika EC rendah. Koreksi pH dengan pH down/up hingga 6.0. Jika pH sudah benar tapi gejala masih ada, ganti larutan nutrisi baru.

Serangan Hama (Kutu Daun dan Tungau)

Ciri: Kutu daun: koloni di bawah daun, daun kuning dan keriting. Tungau: bercak kuning kecil (stippling), ada jaring halus.

Solusi: Semprot air bertekanan kuat untuk membuang hama. Gunakan ekstrak daun nimba (20-30 g/L air, diamkan 12 jam, semprot 5-7 hari sekali). Tingkatkan sirkulasi udara dengan kipas angin.

Stres Lingkungan (Suhu Tinggi/Cahaya Berlebih)

Ciri: Daun layu dan kuning pada siang hari, terutama di sisi yang terkena sinar matahari langsung atau lampu terlalu dekat.

Solusi: Berikan naungan 50% (shading net) jika di luar ruangan. Untuk hidroponik indoor, atur jarak lampu LED minimal 30 cm dari tanaman, durasi 12-14 jam/hari. Pastikan suhu lingkungan 18-25°C.

Langkah-langkah

  1. Periksa EC dan pH larutan nutrisi menggunakan meteran. EC target 1.2-1.8 mS/cm, pH 5.5-6.5. Jika tidak sesuai, sesuaikan dengan menambah nutrisi atau pH adjuster.
  2. Amati daun secara teliti: apakah kuning merata atau ada bercak? Periksa permukaan bawah daun untuk mencari hama. Gunakan kaca pembesar jika perlu.
  3. Jika ditemukan hama, segera semprot dengan air bertekanan atau aplikasikan pestisida nabati seperti ekstrak daun nimba. Ulangi setiap 5-7 hari hingga hama terkendali.
  4. Evaluasi kondisi lingkungan: ukur suhu dan intensitas cahaya. Jika suhu >30°C, beri naungan atau pindahkan tanaman. Untuk hidroponik dalam ruangan, atur jarak lampu dan durasi penyinaran.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun kuning bisa kembali hijau?

Daun yang sudah kuning parah tidak bisa kembali hijau. Potong daun tersebut agar tanaman fokus pada pertumbuhan daun baru yang sehat.

Berapa kali sehari harus mengecek pH?

Cek pH setiap hari, terutama jika menggunakan sistem resirkulasi. pH bisa berubah cepat karena serapan nutrisi oleh tanaman.

Apakah samhong mustard bisa ditanam hidroponik di dataran rendah?

Bisa, tetapi perlu naungan dan pengaturan suhu. Suhu ideal 18-25°C, di dataran rendah bisa mencapai 30°C, sehingga perlu shading net dan sirkulasi udara.

Apa perbedaan defisiensi N dan Mg?

Defisiensi N: daun tua kuning merata. Defisiensi Mg: tulang daun tetap hijau, jaringan di antaranya kuning (interveinal chlorosis).

Bisakah menggunakan pupuk daun untuk mengatasi kuning?

Bisa sebagai tindakan sementara, tetapi lebih baik perbaiki nutrisi pada larutan hidroponik karena akar adalah jalur utama serapan hara.

Kenapa daun muda yang kuning?

Biasanya karena pH terlalu tinggi (di atas 6.5) sehingga unsur mikro seperti Fe tidak tersedia. Koreksi pH hingga 6.0.

Lebih lanjut tentang Samhong Mustard

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.