Proses dimulai dari penyemaian benih selada pada media rockwool yang telah dipotong dadu berukuran dua setengah sentimeter. Letakkan rockwool di tempat teduh dan jaga kelembapannya dengan menyemprot air setiap pagi dan sore hari selama dua hingga tiga hari hingga kecambah memunculkan dua daun sejati.
Setelah berumur sepuluh hingga empat belas hari di instalasi pembibitan dan memiliki empat helai daun, bibit siap dipindahkan ke instalasi NFT utama. Atur jarak antar lubang tanam sejauh dua puluh sentimeter agar tanaman selada memiliki ruang tumbuh yang optimal tanpa saling berdesakan saat dewasa.
Tanaman selada dalam sistem NFT siap dipanen pada umur thirty hingga thirty five hari setelah pindah tanam, tergantung pada varietas yang digunakan. Panen dilakukan pada pagi hari sebelum matahari bersinar terik dengan cara mencabut seluruh tanaman beserta akarnya agar selada tetap segar lebih lama saat dipasarkan.