Penyiraman dilakukan sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada musim kemarau, terutama saat lapisan atas tanah setebal 2 sentimeter mulai mengering. Sebaliknya, pada musim hujan frekuensi penyiraman dikurangi menjadi 2 hingga 3 hari sekali untuk mencegah genangan air yang berpotensi merusak sistem perakaran.
Pemupukan organik menggunakan kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 5 hingga 10 kilogram per pohon diberikan setiap 3 bulan sekali di sekitar piringan tanaman. Aplikasi ini membantu menjaga struktur media tanam tetap gembur sekaligus menyediakan hara makro dan mikro yang dibutuhkan sepanjang tahun.
Pemangkasan pemeliharaan dilakukan secara berkala setiap 6 bulan untuk membuang tunas air, cabang yang mati, serta ranting yang bersilangan di dalam tajuk. Langkah ini bertujuan membuka sirkulasi udara dan pencahayaan ke bagian dalam pohon guna meminimalkan kelembapan tinggi yang disukai hama.