Penyiraman yang teratur sangat menentukan kesegaran dan pembentukan buah jambu kristal. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman 1 hingga 2 kali sehari pada pagi sebelum pukul 09.00 WIB dan sore setelah pukul 15.00 WIB, sementara pada musim hujan penyiraman cukup disesuaikan agar media tidak terlalu becek. Berikan pemupukan organik berupa kompos atau pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon setiap 3 bulan sekali untuk menjaga ketersediaan hara makro dan mikro dalam tanah.
Pemangkasan tajuk secara berkala adalah kunci memicu pembentukan bunga baru sekaligus menjaga kerapian pohon. Buang tunas air yang tumbuh cepat dan tegak lurus, cabang yang saling bersilangan, serta bagian tanaman yang terserang hama atau penyakit setiap 2 hingga 4 minggu sekali. Dengan menyisakan 3 sampai 4 cabang utama, sirkulasi udara di dalam tajuk menjadi lancar dan penetrasi sinar matahari dapat merata ke seluruh bagian tanaman.
Langkah krusial berikutnya adalah penjarangan dan pembungkusan buah untuk melindungi hasil panen dari serangan hama lalat buah. Ketika calon buah berukuran sebesar kelereng atau berdiameter 2 hingga 3 centimeter, pangkas dan sisakan 1 sampai 2 buah terbaik saja dalam satu dompolan. Bungkus segera buah tersebut menggunakan jaring busa dan dilapisi plastik transparan yang diberi lubang drainase kecil di bagian bawah agar buah tumbuh mulus, bersih, serta manis saat dipanen.