Sayuran daun yang tahan terhadap air dan kelembapan tinggi sangat ideal dibudidayakan pada periode ini, seperti kangkung darat, bayam hijau, caisim, dan pakcoy. Tanaman-tanaman tersebut memiliki siklus panen yang cepat, berkisar antara 25 hingga 35 hari setelah tanam, sehingga dapat dipanen sebelum risiko serangan penyakit akibat genangan air semakin meningkat di lahan.
Selain sayuran daun, beberapa jenis sayuran buah seperti cabai rawit dan tomat memerlukan perlakuan khusus pada musim hujan, seperti pembuatan bedengan yang lebih tinggi atau drainase yang baik untuk mencegah air menggenang di sekitar perakaran. Penambahan naungan plastik transparan juga sangat dianjurkan bagi pekebun skala kecil untuk melindungi bunga cabai dan tomat dari hempasan air hujan lebat yang dapat menyebabkan kerontokan.
Perawatan harian selama musim hujan harus difokuskan pada pengontrolan saluran air dan pemantauan sanitasi kebun secara rutin setiap pagi hari. Bersihkan gulma di sekitar tanaman dan pangkas daun bagian bawah yang menyentuh tanah untuk melancarkan sirkulasi udara, serta gunakan pupuk organik kaya unsur hara makro dan mikro untuk memperkuat ketahanan alami tanaman terhadap cuaca ekstrem.