Metode aplikasi pertama adalah metode tabur atau tugal yang sangat cocok untuk tanaman buah tahunan atau tanaman perkebunan. Berikan pupuk NPK sebanyak 5 hingga 10 gram untuk tanaman pot kecil, atau 50 hingga 100 gram untuk pohon buah dewasa. Buat lubang tugal atau parit kecil melingkar sejauh 10 hingga 15 sentimeter dari pangkal batang utama, masukkan pupuk, lalu tutup kembali dengan tanah.
Metode aplikasi kedua adalah metode kocor atau pelarutan yang sangat efektif untuk tanaman sayuran daun dan hortikultura rumahan. Larutkan 1 hingga 2 sendok makan pupuk NPK ke dalam 10 liter air bersih, kemudian siramkan sebanyak 200 hingga 250 mililiter larutan tersebut ke area perakaran setiap 7 hingga 10 hari sekali.
Waktu pemberian pupuk NPK terbaik dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 atau sore hari pukul 15.30 hingga 17.00 saat suhu udara tidak terlalu panas. Pada musim hujan, gunakan metode tugal dan tutup tanah dengan rapat agar pupuk tidak terhanyut limpasan air hujan, sedangkan pada musim kemarau, pastikan tanah disiram air terlebih dahulu sebelum diaplikasikan pupuk.
